Posted by: hajirikhusyuk | Oktober 10, 2009

Manusia dan Allah

pedang rasullulahDari Anta:

Penulisnya mahu tidak dikenali.

Hakikat hubungan manusia dengan Allah.

Jikalau kita perhatikan hubungan hakikat manusia dan hakikat Allah,  ia suatu hubungan yang sangat erat dan amat mesra,  seolah-olah dua nama bagi menunjukkan satu wujud.

Hubungan yang amat erat itu, umpama hubungan yang terjalin antara ruh dan jasad, sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Kerana eratnya hubungan itu, kewujudan Allah tidak akan diketahui tanpa wujudnya manusia, dan manusia tidak akan ada  jikalau tidak wujud Allah. Manusia adalah maujud (yang menunjukkan) kepada yang wujud.

Dengan itu kewujudan manusia adalah bagi menunjukkan kewujudan Allah, dan Allah menjadikan manusia untuk menunjukkan keadaannya dan dan Kekuasaannya.

Persoalannya  mengapa Allah yang menjadi Tuhan dan Nur Muhammad (ruh) menjadi hamba, ini kerana ia telah termaktub di dalam perjanjian yang telah dibuat antara Allah dan Nur Muhammad,  yang mewakili sekelian ruh.

Perjanjian itu yang dibuat di Alam Ruh, ia adalah bersifat kekal dan tidak boleh ditukar-tukar  lagi. Semasa di Alam Ruh, ruh telah berjanji dengan Allah, atau perjanjian  antara Nur Allah dan Nur Muhammad, atau perjanjian antara Dzat dengan Sifat. Dalam perjanjian itu Nur Muhammad  telah memperakui Dzat sebagai Tuhan dan Nur Muhammad  sendiri sebagai hamba.

Perjanjian itu QS  Al A’raf 7:172: Bukankah Aku ini tuhanmu? …Ya,, kami menjadi saksi.

Apabila Nur Muhammad  memperakui Dzat adalah Tuhannya, maka secara semula jadi ruh  perlu mengingati (berzikir) kepada Allah.

Itulah sebabnya ruh diberi jasad supaya dapat menzahirkan diri  Rahsia Dzat, diri yang sebenar-benar diri, iaitu diri batin kepada manusia. Pentingnya perjanjian itu adalah, tanpa perjanjian itu ruh tidak akan mempunyai  jasad dan Dzat Allah tidak akan wujud dalam ingatan (dzikir).

Oleh itu ruh perlu mengingat Dzat, yang Zahir memuji yang ghaib (Batin). Jikalau manusia tidak berzikir atau mengingati Allah, maka kewujudan Allah tidak akan nyata, Dzat akan ‘hilang’ dalam keghaiban dengan begitu sahaja.

Allah berfirman QS Al Baqarah 2:152: Ingatlah kamu kepadaKu nescaya Aku ingat kepada mu… berterima kasihlah kepadaKu dan jangan kamu mengkufuri nikmatKU.

Ya,,, Tujuan Allah memberikan jasad kepada ruh adalah untuk mengingatkan manusia tentang DzatNya, iaitu Tuhan semesta alam. Dan untuk mengingatkan bahawa setiap yang wujud di dunia ini adalah berasal daripada Dzat Allah.

Tanpa adanya Diri Rahsia Allah (…maka Ku tiupkan RuhKu) pada manusia adalah mustahil manusia  wujud seperti yang ada sekarang ini.

Kesimpulannya kita beribadah dan  berzikir (mengingati Allah) adalah untuk mengingatkan diri kita sendiri (manusia) bahawa ruh kita ini sebenarnya berasal dari Dzat Allah,  dan dengan itu perlu mengingati Dzat Allah, iaitu Diri yang sebenar-benar Diri.

Tetapi,  walaupun telah mencapai makam Keesaan,…..hamba tetap hamba, kerana Tuhan tidak suka kepada yang menyombong diri.

Salam..

 

About these ads

Responses

  1. Maaf ….apa kah intipati serta ramuan bagi
    ROH ?

  2. bacalah tulisan “ruh”

  3. MENGENAL DIRI SEKALIGUS MENGENAL ALLAH

    Dalil.Awaluddin Ma’rifatullah= awal ber Agama Mengenal akan Allah.
    Berlakunya sembah Kepada Allah Atas Kenal , kalau tidak kenal Cuma hayal. Man Arafa Napsahu Pakat Arafa Rabbahu=Barang siapa Mengenal diri Akan kenal pada Tuhannya.
    Dalil : Innalillah= sesungguhnya kita berasal dari allah
    Wa ilaihi rojiun=Akan kembali kepada allah.

    Pembuktian Sesungguhnya kita Berasal Dari Allah.
    Kata Allah dlm hdis qudsi: Aku adalah Perbendaharan Yang Ter sembunyi.
    Aku ingin Terkenal dan dikenal Maka kuciptakan Mahluk adam dan segala alam dan isinya.
    Kata Allah: Aku ingin Melihat diri Di luar diri ku.
    Sebenarnya sebelum ada langit dan bumi , sebelum ada surga dan Neraka.
    Dan juga sebelum Ada Mahluk. Dan allah pun belum di kenal sudah adalah kita-kata.
    Sekarang ? adanya kita dimana?
    jawab:
    Adanya kita semua Yaitu didalam Per bendaharan Allah didalam kunhi zat allah.

    Sedangkan allah Masih seorang diri. Apakah roh kita , apakah Sama Usia Allah dengan Roh kita .sama2 tiada Awal tiada akhir.

    Kata Allah Wahai segala Perbendaharaan roh Manusia Aku ingin Mencipta Alam perhatikan dan sebut KUN secara ber sama2.
    KUN = bersama2 jadi 7 lapais bumi dan isinya tumbuhan dan Binatang didarat dan dilaut.
    KUN jadi 7 lapis langit Dan pelanet ,tatasurya.dan Gugusan bintang
    KUN jadi Surga . KUN jadi Neraka. KUN jadi Malaikat, KUN lagiJadi Jin, KUN lagi Jadi.Iblis. Sudah 7 x KUN. Kesemuanya ter sebuta Kata Allah Adalah Berdiri Sendiri dengan Nyawa Masing.Kesumuanya aku yangmengendalikannya. Yang sudah diberi tugas sesuai Perjanjian
    dalam bahasa ilmu arroh Noormuhammad..

    (kiasan ini) ini sengaja di bikin biar cepat di pahami.

    Sekarang Kata Allah Aku ingin Melihat Diriku diluar diriku aku Mau mencitakan
    Adam.
    Dalil: Wahalaqta adama Kasuratihi=Kuciptakan Adam Seperti rupaku Kata Allah, Atau Seperti Bentukku atau Seperti aku kata allah.
    Allah Taala Memerintah kan Jibril Untuk Mengambil. Tanah ,angin ,api,dan Air
    Di Pertengahan dunia. Di negeri Mekkah. Dimana Nanti di bangun ka’ bah Baitullah Oleh Nabi Ibrahin.

    Proses Penciptaan Adam. Kata Allah Akan kuBuat Adam Seperti Ujud ku Kata Allah.
    Baik bilang Malaikat. Setelah Adam Di Bentuk Persis Allah Ta ala
    Maka Allah Ta ala. Meniupkan Roh Kepada Adam Lalu adam Bersin , apa gerangan Yang Terjadi. Adam Cuma bisa Bernapas saja . Nama Napasnya idaf . wahai jibril Aku Sudah Bisa Melihat diriku diluar diriku, Allah Taala sangat senang.

    Walaupun sudah .hidup .Namun adam Masih Belum Bisa berjalan dan Bergerak ,berkata, balum bisa Mendengar dan Merasa. Masih kaku adam.
    Hai jibril Bagai mana ini ? adam tidak bias apa2. Sekarang Kata allah KUN,,Sempurnalah adam. Setelah diKun adamTetap Saja Belum sempurna..
    Kata Allah Whai jibril >Kamu diam2 Saja AKU AKAN BER TAJALI di ujud Adam Biar Adam Sempurna. Biar Aku Gaib diri Adam Dan Aku ingin Di kenal dan Terkenal. Aku akan Menjadi Rahasia Diri Manusia . dan aku Akan Meneteskan Per bandaharan zatKU melewati Sulbi Adam.

    Setelah Adam Sudah sempurna Adam Tinggal di dalam surga. SeOrang diri. Bagaimana Biar Adam Tidak Kesepian di surga status Adam Belum Tau entah Laki Entah bini jadi adam yatim tidak punya bapa tidak punya ibu .jadi adam itu binnya siapa?Sulbi Adam Belum Memanjang.
    Adam Maliku jasat: adam raja sekalian jasat.
    Muhammad Malikul Arwah: Muhammad Raja sekalian roh
    Allah Malikul zat :allah raja sekalian zat.

    Sekarang adam ditidurkan Oleh Allah . adam tidur pulas . dengan ,kuasa allah di cabutlah Tulang rusuk Adam di sebelah kiri. Dijadikanlah SITI HAWA Nur sia permula asal.
    Sekarang adam tidak kesunyian lagi disurga , dan Adam dimuliakan Para Malaikat dan kalangan jin Kenapa ? Sebab Hanya Bangsa malaikat Yang Melihat allah Ta’ala ber tajali Penuh Kediri adam . Karena ADAM dimuliakan Betul oleh Malikat. lalu iblis Hiri Dengki ,sama Adam Dan Hawa , Lalu iblis menipu daya adam.

    Apa sebab nya iblis Mau menipu daya adam Sebenarnya caranya allah Taala Aja ingin dikenal dan terkenal biar cepat turun kebumi adapun iblis diciptakan dari Api. Dia disipati allah Al Mutakabbirin.+takbur..
    Sebenarnya adam Mau dikirim Kebumi sebaagai Halipah dimuka bumi. Wakil allah dimuka Bumi. Jadi Alwakil dengan albathin :adalah satu. Dalil+ zahirro Rabbi pi Bathini Abdi.= zahir allah pada bathin hambanya.

    Lalu Adam diberi : Nama-nama segala sesuatu dalil+wa adamul Asma Akullaha. Wa adamu sipat akullaha, adamu wujut akullaha. Wadamu syir akullaha. Adamu zauk akullaha.
    Jadi adam di beri segala nama segala sipat segala rahasia ,segala rasa.
    Wal Hasil Iblis Menggoda, Mau me makan akan buah huldi , lalu terbuka lah Napsu birahi. Sulbi adam Memanjang .sulbi sitiHawa tabuka . lalu tidak Pantas lagi tinggal di surga . kutor surga.

    Lalu dengan izin allah, adam turun Ke dunia bersama sama ada tiga Unsur Didiri Adam. TUBUH. NYAWA , ALLAH TAALA. Yang tidak bisa dipisah kan adam dan hawa di bekali Rasa surga Jannatun Naim biar dia Ingat pulang kesurga. Yaitu Rasanya Pada Waktu Adam Kumpul sama hawa di dunia. Waktu kita kumbul isteri disini orang .Kalilam mayaskurun .atas nikmat surga jannatun naim.

    Sekarang diri kita ada di perbendaharaan adam Yaitu gaib Di sulbi adam sulbi nuh ,terus sulbi Ibrahim sampailah ke sulbi Abdullah. Dikandung rahim siti
    Aminah. Lahirlah Rasulullah SAW. Di kota mekah.
    Jadi kita gaib dari sulbi kesulbi 25 nabi Menyebar SampaiKesulbi Orang tua kita. Lahirlah kita .sama unsurnya ilal Asli .3Unsur jasat, roh, dan Allah ta’ala.Satu Batang Tubuh. Ket. Mencadi Allah diluar didiri Syirik Mencari Allah Didalam Diri Jindik. Misal Kapas Brlindung Di benang Benang Berlindung di kain. Seakan2 Kapas dan Benang tidah Mampak. YangNampak Adalah Kain.Atau gaib Allah Yang nya ta Hamba. Sebab Terdinding kita Kepada Allah, Selain Ujud Allah. Masih ada Rasa ujud kita. Selain sipat Allah Masih ada Rasa sipat kita.
    Misal Ujud Artinya Ada Mustahil tiada Ber arti nyataADA.Lawannya Adam.Tiada.
    Ber arti Adam Cuma Hanya Nama saja yang ada Allah Taala saja. Sekrang allah
    Ta ala didak Bisa menyamar lagi. Sandi wara allah ta alasudah Ketahuan Berani lah ngomong Begitu . Allah Taa la Sangat senang sekali Kalaukita mengenalidia.
    Daripada kita tdk Kenal terdinding Merupakan Najis Hidapan allah.
    Unsur Manusia : ada tubuh. Ada roh/nyawa/ ada allah Ta’ala
    Rasulullah Berkata: Tiada ada kulihat Pada Hamba itu :Melainkan Allah Taala Zahir dan Bathinnya. jikalau sudah kenal rahasia tetap di jaga…
    slam muslim..
    dari :tahjud
    Balikpapan

    • terma kasih,
      nanti ana masukkan di bawah kategori: Dari anta.

      • Untuk semua umat islam pelajari Alquran seluruhnya dan pelajari hadist2, Jangan sekedar dibaca, Jangan fokus kedalam luar nya tidak, sebaliknya jangan luarnya di dalamnya tidak, pemahaman kita akan dimintai tanggungjawab di Akhirat, ALLAH TIDAK HANYA MENURUNKAN SATU AYAT UNTUK HAMBANYA,

      • ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (pena). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-’Alaq, 96:1-5)

        tujuan kita disini hanya membaca sekaligus memahami

  4. Mengenai Allah tajalli, bisa saja kepada siapa saja. Terutama pada rasul-rasul/nabi-nabi, dan wali-wali-Nya. Atau kepada siapapun yang dikehendaki. Apabila Allah tajalli pada hambanya yang Ia kasihi, maka tangan, kaki, mata, telinga, hati, dan seluruhnya yang ada diri si hamba adalah tangan dan kaki Allah swt. Banyak hadis yang menerangkan masalah ini.

    Penyaksian terhadap tajalli-nya Tuhan di dunia, menurut pendapat kalangan sufi, bisa saja terjadi. Tetapi bukan dengan mata kepala, melainkan mata hati yang memperoleh Nur Mukasyafah. Dalam hal ini, yang perlu dicatat adalah penglihatan yang dimaksudkan, bukan melihat Kunhi Dzat-Nya (keadaan rupa, bentuk atau warna dari zat Tuhan), yang diistilahkan “bi ghairi kaifin wa hashrin wa dlarbin min mitsalin. Tetapi pandangan syuhud.

    Dalam pandangan sufisme Jawa, yang diserap dari ajaran para Wali, sangat kental keyakinan bahwa Tuhan tajalli pada hamba-Nya yang dikehendaki. Karenanya, disusunlah sebuah doa yang amat ampuh. Doa itu dibaca saat menjalankan tafakur. Pada zaman Panembahan Senopati Mataram, doa ini diajarkan untuk menjalankan lelaku. Dalam babad tercatat doa tajalli itu sebagai berikut:

    Dalam berdo’a kepada Allah, kita boleh memakai bahasa apa saja yang dapat kita mengerti dan pahami karena Allah Maha Tahu bahasa makhluknya apa yang di langit dan di bumi, kecuali dalam shalat kita wajib memakai bahasa arab. Hal ini tidak terlepas dari hadits Nabi SAW : “Shalatlah seperti engkau melihat shalatku”.

    Jalan Tajalli
    Untuk mencapai Tajalli, dibutuhkan ketekunan. . Bukan hanya itu, jalan yang harus dilaluinya beberapa lembah dan jurang, perjuangan demi perjuangan, kesungguhan, lapar dan dahaga, yang diistilahkan jurang fana, fana-ul fana, fana fillah wa baqa billah. Teori lain mengistilahkan Takhali, Tahalli, berjalan terus sampai pada Tajalli.

    Takhalli adalah pengosongan dari sifat-sifat tercela, kemudian menghiasi diri dengan sifat-sifat yang terpuji yang disebut Tahalli. Pengosongan pikiran dan hati dari segala macam persoalan duniawi dan menghiasinya hanya semata-mata ‘dzikrullah’. Pengosongan dalam arti ‘fana segala yang fana’ hati dan pikiran itu pun fana, lalu terasa kemanisan, keindahan yang tiada tara. Istilahnya ‘rasa yang tiada berasa’.

    Segalanya menjadi jelas, nyata dan terbentang. Itulah ‘mukasyafah’. Disitulah tajalli Ke-Esa-an, laksana Musa AS yang sedang pingsan, dan Gunung Thursina pun hancur berantakan. Saking nikmat dam indahnya, Musa AS. Tidak mampu untuk berbicara, mana Musa? Mana gunung? Mana Tuhan? Akhirnya seperti apa yang dikatakanoleh Syech Junaid “Hakikat Tauhid (sebanar-benarnya tauhid) tiada lagi tanya, kenapa dan bagaimana.”

    Dialog
    Kalau Allah sudah tajalli, maka tidak sekedar tajalli. Tetapi terjadi proses dialog antara hamba dengan Dzat Tuhan. Pembicaraan Allah dengan makhluknya disebut wahyu, untuk para Nabi dan Rasul, dan Ilham bagi manusia biasa. Ilham tidak bisa dijadikan dasar hukum, karena sifatnya sangat pribadi.

    Wahyu Allah kepada Nabi dan Rasul ada dua macam, yaitu melalui perantaraan malaikat Jibril, yang disebut Al-Quran untuk Nabi Muhammad SAW, dan wahyu langsung ke hati Rasul, yang disebut hadis Qudsi (firman dari Allah dan redaksinya dari Rasulullah).

    Sedangkan bisikan Tuhan pada hati manusia biasa (wali), baik sebagai petunjuk atau perintah, disebut Ilham. Sifatnya pribadi, tidak untuk disiarkan pada umum. Karenanya tidak boleh diceritakan secara sembarangan, terkecuali kepada ahlinya (orang yang memahami), orang yang menggeluti dunia sufi dan memahaminya. Jika diucapkan secara sembarangan, bisa menimbulkan fitnah dan sangat membahayakan.

    Allah bisa saja berbicara kepada makhluk-mahlukNya, karena bersifat Mutakalim (Yang Maha Berbicara). Jangankan kepada Nabi dan Rasul, lebah-lebahpun mendapat perintah. Membuat sarang dan memproduksi madu di bukit dan di hutan. Ibu Nabi Musa yang manusia biasa, juga diberi wahyu, yang isinya petunjuk untuk menghanyutkan bayi Musa ke sungai.

    Banyak kisah auliya’ (wali-wali Allah) yang berdialog dengan Allah. Salah satunya yang terkenal adalah Abu Yazid Al-Bistami. Dalam kitab Ihya’, Imam Ghazali menceritakan karomah kekasih Allah ini, yang bersumber dari Yahya bin Muadz.

    Yahya berkata kepada Abu Yazid, “Wahai tuanku, tolong tuan ceritakan pada saya tentang apa saja.” Lalu beliau menjawab: “ Aku ingin ceritakan padamu apa yang kira-kira baik buatmu. Aku telah Allah masukkan ke lapisan yang terbawah, lalu ia kelilingkan aku ke alam Malakut yang terbawah itu, dan Ia perlihatkan kepadaku lapisan bumi dan apa saja pada bagian bawah. Kemudian Allah angkat dan masukkan aku ke orbit yang tinggi dan Ia kelilingkan aku diketinggian (langit) dan Ia perlihatkan padaku surga-surga dan ‘Arasy. Kemudian diletakkan aku dihadapan-Nya, seraya berkata: “Mintalah kepada-Ku apa saja, Aku akan berikan untukmu.” Aku pun berdatang sembah; “Ya Tuhanku, apapun yang aku lihat sudah cukup sudah cukup baik untukku. Lalu Ia berkata: “Hai Abu Yazid, engkaulah hamba-Ku yang benar, engkau sembah Aku hanya semata-mata karena-Ku.

    Tercatat cukup banyak dialog muhadasta (antara seorang hamba yang bukan Nabi atau Rasul) dengan Allah SWT. Sebuah hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Buchari dikatakan: “Dari ‘Ady ibni Hatim, beliau berkata, bahwa Nabi telah bersabda: “Seseorang kamu akan bercakap-cakap dengan Allah tanpa ada penterjemah dan dinding yang mendidinginya.”

    wassalam

    • salam alaika,,
      nanti ana masukkan di kategori:dari anta.

      • salam alaika

        makasih…

  5. Assalamuailaikum
    Bolehkah di dalam solat, saya berniat kembali kepada Allah di samping berniat solat fardhu.Ketika mengangkat Takbiratulihram) Yakni dua niat dalam satu takbir. Mohon penjelasan.

    • salam,,

      pulangkan amanat, sebelum takbir.

  6. Haraf maaf Tuan Haji. Mohon penjelasan sedikit pengertian ” pulangkan amanat” dan tolong berikan satu atau dua contoh atau misalan. Wassalam

    • salam,,

      amanat adalah sesuatu yang diberi pinjam
      kepada kita,,

      contohnya penglihatan kita,, ia adalah sesuatu yang dipinjamkah
      allah kepada kita,,

      jadi segala yang bukan milik kita, iaitu yang dipinjamkan kepada kita,
      hendaklah dipulangkan kepadaNya,
      inilah maksud “memulangkan amanat”.

  7. buat tahjud……
    maaf saya kurang setuju jika dikatakan ALLAH menciptakan mahluknya karena ingin terkenal dan dikenal karena pada dasarnya ALLLAH itu tidak membutuhkan mahluk dan kitalah yang bergantung kepadanya……….
    maka akan terlalu picik jika kita mengatakan ALLAH ingin terkenal………
    ilmu kasyaf sulit dipahami dan hanya ALLAH jua pemilik kepahaman tersebut,maka alangkah bijak jika kita bisa menjaga apa yang menjadi hak ALLAh……….
    lagian juga ilmu seperti itu haram jika disebarkan karena cukup untuk dipahami oleh orang perorang yang mendapat limpahan hikmah dari ALLAH dan jika sampai ilmu tersebut tersebar maka darah kita akan menjadi halal karena adanya salah pemahaman dari orang-orang awam……….
    salam dariku……….

  8. salam haji
    setelah kita tahu bahwa diri kita yg batin iaitu roh yg d tiup oleh allah yg jadi rahsia pd kita iaitu .
    Insan itu rahsia ku dan aku adalah rahsianya ,bagi yg batin .
    Rahsia itu adalah hakikat muhamad yg sebenar.
    Diri yg zahir ini lah penzahiran dpd hakikat nur muhamad itu yg sebenarnya dan menjadi penyata kepada rasul dan sekaligus menjadi bayangan tuhan dan pentakbir atau khalifah atas muka bumi.. Minta haji prbetul jika trsasar.

  9. tambahan: bukan setakat roh manusia berasal dari Allah. Hakikatnya segala sesuatu terjadi dari Dzat Allah yg ditafsirkan oleh Nabi Isa sbg lebih kecil dr sebutir pasir (saiz Dzat Allah yg dijadikan semua ciptaan). Wallahu a’lam… (Inilah ilmu Wahdatul Wujud)


Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 208 other followers

%d bloggers like this: