Posted by: hajirikhusyuk | September 3, 2009

Mukasyafah

S C BekasiBagi salik yang telah berjuang dengan hati yang bersemangat dan sabar akhirnya Allah bersedia menerimanya. Allah akan membukakan pintu-pintu rahsianya bagi insan yang dikasihiNya. Terbukanya rahsia-rahsia  di sebalik rahsia Ketuhanan disebut Mukasyafah. Di sinilah pengalaman Ketuhanan yang paling puncak akan dirasai. Di sinilah pula baru terbuka hijab secara kasyaf, sehingga Wujud Allah tidak diragukan lagi. Kehadiran Wujud yang tidak berawal dan tidak berakhir itu… (Wujud, Qidam dan Baqa), …..dilihatnya dengan jelas dan tanpa ragu-ragu.

Dalam kata lain,  pembukaan ini disebut juga Tajali Ilahi,  Tajali Dzat atau ‘Mati sebelum mati’ dan dengan beberapa istilah lain lagi,.. yang akah menghasilkan liqa Allah (aspek kewujudan Allah). Setelah penyaksian Wujud tersebut,  maka di sinilah bermula syahadah yang benar,…bukan syahadah yang palsu. Dikatakan syahadah yang benar kerana salik telah menyaksikan Wujud yang sebenar, dan itulah arah Kiblatnya yang tepat, dan tidak tersasar.

Syahadah: Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, aku bersaksi bahawa Muhammad Rasul Allah.

Syahadah yang benar, kerana salik bersaksi (melihat dengan mata hatinya Wujud yang sebenar),..melihat Hakikat Ketuhanan di dunia ini. Bagaimanapun, apabila telah bersaksi maka salik akan mengalami kematian,….”Mati syahid”…. (mati dalam penyaksian), dan yang tinggal hanyalah Wujud Yang Mutlak.

Maka dengan itu jadilah salik seorang yang Fakir, yang telah mengetahui dan menyaksikan Nur Insan (RuhKu), Nur Muhammad (RasulKu) dan Aku (Dzat Mutlak).

Dengan bersaksi atas kehadiran Allah, maka dengan selarinya pula telah menyaksikan Muhammad Rasul Allah.

Muhammad Rasul Allah yang telah mesra dengan Ahmad bin Abdullah,… (Fulan bin Fulan), menyebabkan Ahmad larut  dan juga digelar Muhamad Rasul Allah. Bahkan beliau juga diberi gelaran: Ahmad bila min (Ahmad tanpa min)…. Ahad …Esa.

Dan mereka yang telah bersaksi itulah yang mendapat kemenangan di dunia dan akhirat,.. kerana ia bersyahadah dengan penyaksian yang benar, bukan syahadah  palsu…

MasyaAllah.


Responses

  1. Syahadad

    Asyahaduanlla ilaaha illallah ini merupakan syahadad tauhid atau hakekat ketuhanan, yaitu diri bathin manusia (Rohani).

    Wa-asyhadu anna muhammadar rasulullah ini merupakan syahadat rasul atau hakekat kerasulan, yaitu diri zahir manusia. (Jasmani).

    Diri bathin (rohani) adalah sebenar-benarnya diri yang menyatakan : ..Rahasia Allah…
    Untuk menyatakan diri Rahasia Allah adalah diri zahir manusia.
    Sedangkan ….. kata Muhammad pada syahadat Rasul mengandung arti, yaitu diri zahir manusia yang menanggung Rahasia Allah.

    Kejadian manusia adalah satu-satunya kejadian yang paling rapi.( Q.S. At Tiin 95:4: Sesungguhnya Kami (Allah) ciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk.)

    Kemuliaan manusia karena manusialah yang sanggup menanggung Rahasia Allah (Q.S. Al-Ahzab 33:72: Sesungguhnya telah kami kemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung lalu mereka enggan memikulnya dan takut untuk menerimanya, kemudian amanah itu dipikul oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu zalim lagi lemah).

    Dan karena firman Allah dalam surat Al-Ahzab 33:72 inilah kita mengucapkan syahadad:

    “Asyahaduanlla Ilaaha Illallah Wa Asyahadu Anna Muhammadar Rasulullah”

    Yang berarti :
    Kita bersaksi dengan diri kita sendiri, bahwa tiada yang nyata pada diri kita sendiri hanya Allah semata, dengan tubuh zahir kita sebagai tempat menanggung Rahasia Allah, dan akan menjaganya buat selama-lamanya.

    Catatan:
    Jumlah huruf dalam kalimat tauhid itu (syahadad) itu ada 24 huruf.
    Hal ini mengisyaratkan kehidupan manusia adalah 24 jam sehari semalam.

    Lailaha illallah muhammad rasullullah.

    salam
    Tahjud

  2. Salam.

    saudara Tahjud..

    sebagai kesimpulanya,..melihat yang disaksikan itulah syahadah yang benar,

    jika masih belum melihat yang disaksikan itulah syahadah palsu.. belum menjamin keselamatan di dunia dan akhirat.

  3. melihat dan mengenali antara Sifat dengan
    yang empunya Sifat

    • hati hati dengan pernyataan pernyataan dan pemahaman pemahaman tanpa dasar yang jelas,nanti akan dimintai pertanggung jawaban di Akhirat

  4. Maha suci allah akan segala pham tntang dirinYa dn sebenar Bener nya paham adalah pemahaman lngsung dri hatI yang Bersinar


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: